M. Azzam Arfa • Sep 09 2026 • 264 Dilihat

Daftar Isi
Sholat Ashar merupakan salah satu dari lima sholat wajib yang dikerjakan oleh setiap muslim dalam sehari. Sholat ini terdiri dari empat rakaat dan dikerjakan pada waktu Ashar, yaitu setelah masuk waktunya hingga sebelum matahari terbenam. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Isra’ ayat 78:
“Dirikanlah sholat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam, dan (dirikanlah pula sholat) Subuh. Sesungguhnya sholat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat).”
Sebelum melaksanakan sholat Ashar, seorang muslim dianjurkan memastikan dirinya dalam keadaan suci dari hadas dan najis. Wudhu dilakukan dengan tertib, mulai dari membasuh wajah, membasuh kedua tangan hingga siku, mengusap kepala, membasuh telinga, kemudian membasuh kedua kaki hingga mata kaki. Setelah berwudhu, seseorang menghadap kiblat dan mempersiapkan diri untuk melaksanakan sholat.

Niat merupakan bagian penting dalam ibadah. Niat sholat Ashar dilakukan di dalam hati untuk melaksanakan sholat fardu Ashar empat rakaat karena Allah SWT. Lafaz yang umum dibaca adalah:
أُصَلِّي فَرْضَ الْعَصْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى
Artinya: “Aku berniat sholat fardu Ashar empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
Setelah berdiri menghadap kiblat, lakukan takbiratul ihram dengan mengangkat kedua tangan dan mengucapkan “Allahu Akbar.” Selanjutnya membaca doa iftitah jika dikehendaki, kemudian membaca Surat Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan surat atau ayat Al-Qur’an lainnya.
Setelah itu melakukan rukuk dengan membaca tasbih rukuk. Kemudian bangkit menuju i‘tidal, dilanjutkan dengan sujud pertama, duduk di antara dua sujud, lalu melakukan sujud kedua.
Setelah berdiri untuk rakaat kedua, membaca Surat Al-Fatihah dan surat atau ayat Al-Qur’an lainnya. Kemudian melaksanakan rukuk, i‘tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua seperti pada rakaat pertama.
Setelah sujud kedua, duduk untuk membaca tasyahud awal. Setelah selesai, berdiri kembali untuk melanjutkan rakaat ketiga.
Pada rakaat ketiga, membaca Surat Al-Fatihah kemudian melakukan rukuk, i‘tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua.
Kemudian berdiri untuk rakaat keempat. Rangkaian gerakannya sama, yaitu membaca Al-Fatihah, rukuk, i‘tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua.
Setelah itu duduk tasyahud akhir, membaca tahiyat, shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ, serta doa yang dianjurkan. Sholat kemudian diakhiri dengan salam dengan menoleh ke kanan dan kemudian ke kiri sambil mengucapkan salam.
Setelah salam, seorang muslim dianjurkan berdzikir dan berdoa kepada Allah SWT. Salah satu doa yang masyhur adalah:
اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Sejahtera dan dari-Mu kesejahteraan. Mahasuci Engkau, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan.”
Dengan memahami urutan tersebut, diharapkan umat Islam dapat melaksanakan sholat Ashar dengan lebih tertib, khusyuk, dan sesuai tuntunan yang diajarkan Rasulullah ﷺ.
Surah Makkiyah · Juz 27 · 96 ayat سورة الواقعة Surat (56) Al-Waqi’ahHari Kiamat Yang Pasti Terjadi Putar Audio Surat Alwaqi...
Dzikir petang adalah ibadah yang dicontohkan Rasulullah SAW sebagai sarana menutup hari dengan perlindungan Allah SWT. Amalan ini berfungsi seba...
Mengawali pagi dengan berdzikir adalah kunci meraih ketenangan, motivasi hidup, serta kemudahan rezeki dari Allah Ta’ala. Waktu paling uta...
Panduan Lengkap Dzikir Pagi Dzikir pagi adalah amalan mulia yang dicontohkan Rasulullah SAW sebagai benteng perlindungan, pembuka pintu rezeki, ...
6 Rukun Iman dan Penjelasannya dalam Islam Memahami rukun iman adalah langkah penting bagi setiap Muslim yang ingin mengenal Islam dengan lebih ...
