KATEGORI
  • Akhlak & Adab
  • Alqur'an
  • Belajar Islam
  • Do'a & Dzikir
  • Hadist
  • Haji & Umrah
  • Ibadah
  • Keluarga Muslim
  • Kisah Mualaf
  • Ramadhan
  • Sejarah Islam
  • Uncategorized
  • Video
  • AMALAN DZIKIR DI PAGI HARI

    • Oct 21 2026 • 25 Dilihat

    Mengawali pagi dengan berdzikir adalah kunci meraih ketenangan, motivasi hidup, serta kemudahan rezeki dari Allah Ta’ala.

    Waktu paling utama untuk mengamalkannya ialah tatkala fajar menyingsing hingga terbit matahari. Namun, kesempatan berdzikir ini tetap terbuka hingga matahari bergeser menjelang siang.

    Daftar dzikir yang ada di hadapan Anda ini telah melalui tahap revisi, di mana kami berikhtiar memilah bacaan dan menanggalkan riwayat yang dikategorikan lemah (dha’if) oleh para ahli hadis.

    Kini, setiap dzikir disertai penjelasan faedah dan manfaatnya berdasarkan petunjuk hadis. Dengan begitu, kita bisa menyelami maknanya lebih dalam dan meraup keutamaannya secara utuh.

    Khusus bacaan di luar Al-Qur’an, kami lengkapi pula dengan transliterasi latin guna memudahkan saudara-saudara kita yang belum lancar membaca tulisan Arab. Semoga menjadi amalan yang berkah.

    DZIKIR YANG DIBACA DI WAKTU PAGI
    (Antara Shubuh hingga siang hari ketika matahari akan bergeser ke barat)

    أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

    Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.

    1. Membaca Ayat Kursi (Dibaca 1 x)

    اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌ ۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖ ۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ ۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

    allâhu lâ ilâha illâ huw, al-ḫayyul-qayyûm, lâ ta’khudzuhû sinatuw wa lâ na’ûm, lahû mâ fis-samâwâti wa mâ fil-ardl, man dzalladzî yasyfa‘u ‘indahû illâ bi’idznih, ya‘lamu mâ baina aidîhim wa mâ khalfahum, wa lâ yuḫîthûna bisyai’im min ‘ilmihî illâ bimâ syâ’, wasi‘a kursiyyuhus-samâwâti wal-ardl, wa lâ ya’ûduhû ḫifdhuhumâ, wa huwal-‘aliyyul-‘adhîm

    “Allah, tidak ada ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi-Nya tanpa seizin-Nya. Dia mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha besar.”
    (QS. Al-Baqarah: 255)

    Faedah: Siapa yang membacanya ketika petang, maka ia akan dilindungi (oleh Allah dari berbagai gangguan) hingga pagi. Siapa yang membacanya ketika pagi, maka ia akan dilindungi hingga petang.

    1. Membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Naas

    Al-Ikhlas: (Dibaca 3 x)

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

    قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌ ۚ ۝١

    qul huwallâhu aḫad
    Katakanlah (Nabi Muhammad), “Dialah Allah Yang Maha Esa.

    اَللّٰهُ الصَّمَدُ ۚ ۝٢

    allâhush-shamad

    Allah tempat meminta segala sesuatu.

    لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ ۙ ۝٣
    lam yalid wa lam yûlad
    Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan

    وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌࣖ ۝٤
    wa lam yakul lahû kufuwan aḫad
    serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya.

    (QS. Al-Ikhlas: 1-4)

    Al-Falaq: (Dibaca 3 x)
    “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb yang menguasai Shubuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan-kejahatan wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki.”
    (QS. Al-Falaq: 1-5)

    An-Naas:(Dibaca 3 x)
    “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb manusia. Raja manusia. Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari jin dan manusia.”
    (QS. An-Naas: 1-6)

    Faedah: Siapa yang mengucapkannya masing-masing tiga kali ketika pagi dan petang, maka segala sesuatu akan dicukupkan untuknya.

    1. Dzikir pagi

    Ash-bahnaa wa ash-bahal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodir. Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzal yaum wa khoiro maa ba’dahu, wa a’udzu bika min syarri maa fii hadzal yaum wa syarri maa ba’dahu. Robbi a’udzu bika minal kasali wa su-il kibar. Robbi a’udzu bika min ‘adzabin fin naari wa ‘adzabin fil qobri.

    Artinya:
    “Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada ilah (yang berhak disembah) kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabbku, aku mohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di neraka dan siksaan di alam kubur.”

    (Dibaca 1 x)

    Faedah: Meminta pada Allah kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya, juga agar terhindar dari kejelekan di hari ini dan kejelekan sesudahnya. Di dalamnya berisi pula permintaan agar terhindar dari rasa malas padahal mampu untuk beramal, juga agar terhindar dari kejelekan di masa tua. Di dalamnya juga berisi permintaan agar terselamatkan dari siksa kubur dan siksa neraka yang merupakan siksa terberat di hari kiamat kelak.

    1. Dzikir berikutnya

    Allahumma bika ash-bahnaa wa bika amsaynaa wa bika nahyaa wa bika namuutu wa ilaikan nusyuur.

    Artinya:
    “Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu petang. Dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami hidup dan dengan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan (bagi semua makhluk).”

    (Dibaca 1 x)

    1. Membaca Sayyidul Istighfar

    Allahumma anta robbii laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mas-tatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu. Abu-u laka bi ni’matika ‘alayya wa abu-u bi dzambii. Fagh-firlii fainnahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta.

    Artinya:
    “Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku pada-Mu (yaitu aku akan mentauhidkan-Mu) semampuku dan aku yakin akan janji-Mu (berupa surga untukku). Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau.”

    (Dibaca 1 x)

    Faedah: Barangsiapa mengucapkan dzikir ini di siang hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati pada hari tersebut sebelum petang hari, maka ia termasuk penghuni surga. Barangsiapa yang mengucapkannya di malam hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati sebelum pagi, maka ia termasuk penghuni surga.

    1. Dzikir kesaksian tauhid

    Allahumma inni ash-bahtu usy-hiduka wa usy-hidu hamalata ‘arsyika wa malaa-ikatak wa jami’a kholgik, annaka antallahu laa ilaha illa anta wahdaka laa syariika lak, wa anna Muhammadan ‘abduka wa rosuuluk.

    Artinya:
    “Ya Allah, sesungguhnya aku di waktu pagi ini mempersaksikan Engkau, malaikat yang memikul ‘Arsy-Mu, malaikat-malaikat dan seluruh makhluk-Mu, bahwa sesungguhnya Engkau adalah Allah, tiada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau semata, tiada sekutu bagi-Mu dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Mu.”

    (Dibaca 4x)

    Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan dzikir ini ketika pagi dan petang hari sebanyak empat kali, maka Allah akan membebaskan dirinya dari siksa neraka.

    1. Doa meminta keselamatan

    Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fid dunyaa wal aakhiroh. Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fii diinii wa dun-yaya wa ahlii wa maalii. Allahumas-tur ‘awrootii wa aamin row’aatii. Allahummahfazh-nii mim bayni yadayya wa min kholfii wa ‘an yamiinii wa ‘an syimaalii wa min fawgii wa a’udzu bi ‘azhomatik an ughtala min tahtii.

    Artinya:
    “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari muka, belakang, kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak disambar dari bawahku (oleh ular atau tenggelam dalam bumi dan lain-lain yang membuat aku jatuh).”

    (Dibaca 1 x)

    Faedah: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah pernah meninggalkan do’a ini di pagi dan petang hari. Di dalamnya berisi perlindungan dan keselamatan pada agama, dunia, keluarga dan harta dari berbagai macam gangguan yang datang dari berbagai arah.

    1. Doa perlindungan dari kejahatan diri dan setan

    Allahumma ‘aalimal ghoybi wasy syahaadah faathiros samaawaati wal ardh. Robba kulli syai-in wa maliikah. Asyhadu alla ilaha illa anta. A’udzu bika min syarri nafsii wa min syarrisy syaythooni wa syirkihi, wa an agtarifa ‘alaa nafsii suu-an aw ajurrohu ilaa muslim.

    Artinya:
    “Ya Allah, Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, wahai Rabb pencipta langit dan bumi, Rabb segala sesuatu dan yang merajainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan diriku, setan dan balatentaranya (godaan untuk berbuat syirik pada Allah), dan aku (berlindung kepada-Mu) dari berbuat kejelekan terhadap diriku atau menyeretnya kepada seorang muslim.”

    (Dibaca 1 x)

    Faedah: Do’a ini diajarkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pada Abu Bakr Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu untuk dibaca pada pagi, petang dan saat beranjak tidur.

    1. Bismillah yang menjadi sebab perlindungan

    Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa’ wa huwas samii’ul ‘aliim.

    Artinya:
    “Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

    (Dibaca 3 x)

    Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan dzikir tersebut sebanyak tiga kali di pagi hari dan tiga kali di petang hari, maka tidak akan ada bahaya yang tiba-tiba memudaratkannya.

    1. Ridha kepada Allah, Islam dan Nabi Muhammad

    Rodhiitu billaahi robbaa wa bil-islaami diinaa, wa bi-muhammadin shallallaahu ‘alaihi wa sallama nabiyya.

    Artinya:
    “Aku ridha Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama dan Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai nabi.”

    (Dibaca 3 x)

    Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan dzikir ini sebanyak tiga kali di pagi hari dan tiga kali di petang hari, maka pantas baginya mendapatkan ridha Allah.

    1. Ya Hayyu Ya Qoyyum

    Yaa Hayyu Yaa Qoyyum, bi-rohmatika as-taghiits, wa ash-lih lii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ainin abadan.

    Artinya:
    “Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri (tidak butuh segala sesuatu), dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata (tanpa mendapat pertolongan dari-Mu).”

    (Dibaca 1 x)

    Faedah: Dzikir ini diajarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada Fathimah supaya diamalkan pagi dan petang.

    1. Dzikir pagi di atas fitrah Islam

    Ash-bahnaa ‘ala fithrotil islaam wa ‘alaa kalimatil ikhlaash, wa ‘alaa diini nabiyyinaa Muhammadin shallallahu ‘alaihi wa sallam, wa ‘alaa millati abiina Ibraahiima haniifam muslimaaw wa maa kaana minal musyrikin.

    Artinya:
    “Di waktu pagi kami memegang agama Islam, kalimat ikhlas (kalimat syahadat), agama Nabi kami Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan agama bapak kami Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik.”

    (Dibaca 1 x di pagi hari saja)

    1. Subhanallah wa bihamdih

    Subhanallah wa bi-hamdih.

    Artinya:
    “Maha suci Allah, aku memuji-Nya.”

    Dibaca 100 x.

    Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan kalimat “subhanallah wa bi hamdih” di pagi dan petang hari sebanyak 100 x, maka tidak ada yang datang pada hari kiamat yang lebih baik dari yang ia lakukan kecuali orang yang mengucapkan semisal atau lebih dari itu.

    1. Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah

    Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.

    Artinya:
    “Tidak ada ilah yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia-lah yang berkuasa atas segala sesuatu.”

    (Dibaca 10 x)

    Faedah: Barangsiapa yang membaca dzikir tersebut di pagi hari sebanyak sepuluh kali, Allah akan mencatatkan baginya 10 kebaikan, menghapuskan baginya 10 kesalahan, ia juga mendapatkan kebaikan semisal memerdekakan 10 budak, Allah akan melindunginya dari gangguan setan hingga petang hari. Siapa yang mengucapkannya di petang hari, ia akan mendapatkan keutamaan semisal itu pula.

    1. Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah

    Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.

    Artinya:
    “Tidak ada ilah yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan segala pujian. Dia-lah yang berkuasa atas segala sesuatu.”

    (Dibaca 100 x dalam sehari)

    Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan dzikir tersebut dalam sehari sebanyak 100 x, maka itu seperti membebaskan 10 orang budak, dicatat baginya 100 kebaikan, dihapus baginya 100 kesalahan, dirinya akan terjaga dari gangguan setan dari pagi hingga petang hari, dan tidak ada seorang pun yang lebih baik dari yang ia lakukan kecuali oleh orang yang mengamalkan lebih dari itu.

    1. Subhanallah wa bihamdih dengan hitungan makhluk-Nya

    Subhanallah wa bi-hamdih, ‘adada kholgih wa ridhoo nafsih, wa zinata ‘arsyih, wa midaada kalimaatih.

    Artinya:
    “Maha Suci Allah, aku memuji-Nya sebanyak makhluk-Nya, sejauh kerelaan-Nya, seberat timbangan ‘Arsy-Nya dan sebanyak tinta tulisan kalimat-Nya.”

    (Dibaca 3 x di waktu pagi saja)

    Faedah: Nabi shallallahu alaihi wa sallam mengatakan pada Juwairiyah bahwa dzikir di atas telah mengalahkan dzikir yang dibaca oleh Juwairiyah dari selepas Shubuh sampai waktu Dhuha.

    1. Doa memohon ilmu, rezeki dan amal

    Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizgon thoyyibaa, wa ‘amalan mutagobbalaa.

    Artinya:
    “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rizki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).”

    Dibaca 1 x setelah salam dari shalat Shubuh.

    1. Istighfar

    Astagh-firullah wa atuubu ilaih.

    Artinya:
    “Aku memohon ampun kepada Allah dan bertobat kepada-Nya.”

    (Dibaca 100 x dalam sehari)

    Sumber:
    https://rumaysho.com/1636-bacaan-dzikir-pagi.html

    Catatan: PDF sumber berupa satu halaman gambar yang sangat panjang. Teks di atas merupakan hasil ekstraksi/OCR dari PDF; bagian tulisan Arab yang tidak terbaca jelas oleh OCR tidak saya rekonstruksi secara sembarang.

    Share to

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    Other News

    urat Al-Waqi’ah lengkap dengan teks Arab, latin, arti bahasa Indonesia, dan audio MP3

    Surat Al-Waqi’ah & Artinya


    Surah Makkiyah · Juz 27 · 96 ayat سورة الواقعة Surat (56) Al-Waqi’ahHari Kiamat Yang Pasti Terjadi Putar Audio Surat Alwaqi&#...

    13 Oct 2026
    adab berdoa dalam Islam

    Adab Berdoa dalam Islam: Panduan Lengkap Besert...


    Doa merupakan salah satu ibadah yang sangat penting dalam kehidupan seorang Muslim. Melalui doa, seorang hamba menyampaikan permohonan, mengaduk...

    11 Sep 2026

    Amalan Bulan Ramadan


    Amalan Bulan Ramadan yang Mendatangkan Pahala Besar Berserta Dalil, Bulan Ramadan adalah bulan yang mulia, penuh dengan berkah, penuh keampunan,...

    08 Sep 2026
    5 rukun Islam dan penjelasannya untuk pemula

    5 Rukun Islam dan Penjelasannya


    5 Rukun Islam dan Penjelasannya 5 Rukun Islam dan Penjelasannya Lengkap bagi pemula pembelajar agama islam, Rukun Islam merupakan lima dasar uta...

    01 Oct 2026

    10 Waktu Berdoa Paling Mustajab


    10 Waktu Berdoa Paling Mustajab Waktu Doa Paling Mustajab (Dikabulkan), Lengkap dengan Dalil Al-Qur’an dan Hadist. Doa merupakan bagian dari i...

    11 Sep 2026

    Kategori Artikel

    back to top