M. Azzam Arfa • Sep 08 2026 • 51 Dilihat

Shalat tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Ibadah ini dilakukan pada malam hari setelah seseorang tidur dan menjadi salah satu bentuk pendekatan diri seorang hamba kepada Allah SWT. Suasana malam yang tenang memberikan kesempatan bagi seorang Muslim untuk bermunajat, berdoa, melakukan introspeksi, dan memohon pertolongan kepada Allah
Di tengah kehidupan yang penuh kesibukan, shalat tahajud dapat menjadi waktu khusus untuk berhenti sejenak dari berbagai urusan dunia. Seorang Muslim dapat menggunakan waktu tersebut untuk menguatkan hubungan spiritual dengan Allah SWT.
Apa Itu Shalat Tahajud?
Shalat tahajud adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah tidur. Jumlah rakaatnya tidak ditentukan secara mutlak, sehingga seorang Muslim dapat mengerjakannya sesuai kemampuan. Pelaksanaannya dapat dilakukan dua rakaat dua rakaat.
Allah SWT memberikan perhatian khusus terhadap ibadah malam. Dalam Surah Al-Isra ayat 79,
وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِۦ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰٓ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا
“Dan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”
Allah memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk melaksanakan shalat malam sebagai ibadah tambahan. Hal tersebut menunjukkan bahwa shalat malam bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi merupakan sarana untuk meningkatkan kedekatan seorang hamba kepada Rabb-nya.
Waktu Terbaik untuk Shalat Tahajud
Shalat tahajud dapat dilakukan setelah shalat Isya hingga sebelum masuk waktu Subuh, dengan syarat sebelumnya telah tidur.
Di antara waktu tersebut, sepertiga malam terakhir sering disebut sebagai waktu yang sangat utama untuk berdoa dan bermunajat. Pada waktu tersebut suasana biasanya lebih tenang sehingga seseorang dapat beribadah dengan lebih khusyuk.
Keutamaan Shalat Tahajud
Salah satu keutamaan shalat tahajud adalah menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah. Ketika sebagian orang sedang tidur, seorang Muslim memilih bangun untuk beribadah. Pilihan tersebut membutuhkan keikhlasan dan kesungguhan.
Tahajud juga dapat menjadi momentum untuk memperbanyak doa. Dalam kesunyian malam, seseorang dapat menyampaikan harapan, kesulitan, rasa syukur, dan permohonan ampun kepada Allah.
Selain itu, ibadah malam membantu membangun kedisiplinan. Seseorang yang terbiasa bangun malam harus mampu mengatur waktu tidur dan aktivitas hariannya. Kebiasaan tersebut secara perlahan dapat membentuk pribadi yang lebih teratur.
Tata Cara Shalat Tahajud
Secara umum, shalat tahajud dilakukan seperti shalat sunnah lainnya. Dengan berwudhu terlebih dahulu, kemudian berniat dalam hati untuk melaksanakan shalat tahajud karena Allah SWT.
Shalat dilakukan dua rakaat dan salam. Jika ingin menambah rakaat, dapat kembali mengerjakan dua rakaat berikutnya. Setelah selesai, seseorang dapat memperbanyak doa dan dzikir.
Tidak ada keharusan membaca surah tertentu setelah Al-Fatihah. Seorang Muslim dapat membaca ayat atau surah Al-Qur’an yang mudah baginya. Yang terpenting adalah menghadirkan keikhlasan dan berusaha menjaga kekhusyukan.
Tahajud Bukan Hanya untuk Meminta Keinginan
Sebagian orang mengenal shalat tahajud terutama sebagai sarana untuk memohon rezeki, jodoh, pekerjaan, atau berbagai keinginan. Berdoa untuk kebutuhan dunia tentu diperbolehkan selama sesuai dengan tuntunan Islam.
Namun, makna tahajud jauh lebih luas. Ibadah ini merupakan bentuk penghambaan kepada Allah.
Seorang Muslim hendaknya tidak menjadikan tahajud hanya sebagai “alat” untuk mendapatkan sesuatu. Tahajud seharusnya menjadi bagian dari hubungan yang tulus antara manusia dan Allah.
Ketika hati semakin dekat kepada Allah, seseorang akan belajar menerima hasil setelah berusaha dan berdoa. Jika keinginannya terwujud, ia bersyukur. Jika belum terwujud, ia belajar bersabar dan tetap berprasangka baik kepada Allah.
Bagaimana Agar Konsisten Shalat Tahajud?
Membiasakan tahajud tidak selalu mudah. Banyak orang memiliki niat kuat tetapi kesulitan bangun ketika malam tiba.
Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah tidur lebih awal. Kurangi aktivitas yang tidak diperlukan menjelang tidur dan letakkan alarm di tempat yang membuat kita harus bangun untuk mematikannya.
Mulailah dari target yang realistis. Tidak perlu memaksakan diri melakukan ibadah dalam jumlah banyak jika akhirnya hanya bertahan beberapa hari. Konsistensi dalam ibadah sangat penting.
Selain itu, tanamkan niat sebelum tidur. Ingat bahwa bangun malam bukan sekadar aktivitas rutin, tetapi kesempatan untuk bertemu dengan waktu yang tenang untuk bermunajat kepada Allah.
Shalat tahajud merupakan ibadah sunnah yang memiliki banyak keutamaan. Ibadah ini mengajarkan kedekatan kepada Allah, kedisiplinan, kesabaran, serta ketulusan dalam berdoa.
Tidak perlu menunggu menjadi orang yang sempurna untuk memulai tahajud. Mulailah sesuai kemampuan dan lakukan secara bertahap. Semakin sering seseorang melatih dirinya untuk bangun malam, semakin besar peluang ibadah tersebut menjadi kebiasaan.
Shalat tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Ibadah ini dilakukan pada malam hari setelah ses...
Dzikir pagi adalah amalan mulia yang dicontohkan Rasulullah SAW sebagai benteng perlindungan, pembuka pintu rezeki, dan ketenangan hati. Melalui...
Dzikir petang adalah ibadah yang dicontohkan Rasulullah SAW sebagai sarana menutup hari dengan perlindungan Allah SWT. Amalan ini berfungsi seba...

No comments yet.